Friday, 21 August 2015

Perayaan HUT ke-70 RI di Wina, Austria

by Redaksi PPIA


Acquilla, Syifa, dan Bram: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10204882997731118&set=a.10201752171582421.1073741825.1125007511&type=1&theater
Menyambut hari peringatan kemerdekaan Indonesia ke-70, warga Indonesia di Austria melakukan upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di KBRI Wina, Austria.

Untuk tahun 2015, yang bertugas menaikkan Bendera Merah Putih adalah ketua PPI Austria 2015 Syifa, Bramantio, dan Acquilla.

Bramantio atau biasa disapa Bram yang bertugas sebagai komandan pengibar bendera bercerita sedikit mengenai pengalaman pertamanya menjadi petugas pengibar bendera.

"Saya dan teman-teman latihan paskibra 6 kali dalam waktu 2 minggu sebelum 17 Agustus."
Saat itu cuaca panas, suhu sampai 34 C jadi agak panas juga."

Karena ini pertama kalinya menjadi petugas paskibra, ada beberapa tantangan seperti mengingat komando dan mengambil keputusan kapan harus berhenti.

"Agak susah waktu menentukan kaki yang mana dulu yang berhenti, karena udah lama enggak latihan baris berbaris jadi agak bingung juga. Selain itu juga menyamakan gerakan, karena langkah kaki kami berbeda-beda, saya cepat sedangkan yang lain harus ngejar saya, jadi saya diminta sedikit melambatkan tempo, nah itu lumayan challenging," Bram bercerita.

Latihan mereka tidak sia-sia, karena mereka sukses menaikkan Sang Merah Putih dengan lancar.

"Persiapan sebelum hari H cuman makan saja kalau saya, haha, selain berdoa banyak malam harinya. Dan 30 menit sebelum mulai kita bertiga latihan baris berbaris untuk nyamain tempo dan gerakan. Selesai acara lega banget, hehe. Untungnya kesalahan waktu di latihan tidak terulang di hari H, hehe."



"Terima kasih banyak untuk Mas Wingko, Mas Indra, Mas Ario, dan untuk Pak Rahmat yang sudah melatih kami dan memberi masukan serta Ibu Sugi dan Pak Hono yang mengurusi pakaian dan makanan untuk kami, terima kasih banyak."

Foto bersama tim Pelatih (sumber: KBRI Wina)

PPI Austria mengucapkan selamat hari kemerdekaan RI yang ke 70, semoga kita jadi penerus bangsa yang berbudi pekerti luhur dan berjiwa pejuang. 

"Arti kemerdekaan sendiri kalau buat saya: Merdeka itu hak semua WNI untuk mendapatkan kesetaraan dalam pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Merdeka!"

Foto bersama teman-teman PPI Austria (sumber: KBRI Wina)


No comments:

Post a Comment